Monday, January 21, 2008

Sesak Lagi

Senin, 21 Januari 2008 kemarin kita terpaksa ke Klinik Asma & Alergi DR. Indrajana di Jl. Tanah Abang 3/18 A Jakarta karena Minggu malam Kakak kembali sesak nafas. Ini sudah kejadian ke 4 kalau tidak salah, dalam setahun belakangan ini. Biasanya kalau kondisi badan Kakak gak fit, kecapean, nafasnya jadi tersengal - sengal. Apalagi kalau pas tidur, dadanya turun naik ... bikin Mimi & Pipi gak bisa tidur.

Kalau baru kelihatan tanda - tanda mau sesak, biasanya dikasih aromaterapi Eucalypthus Bel Air, nafasnya jadi enak lagi. Tapi kemarin, mungkin Miminya yang gak pay attention ma sign yang dikasih. Dari Senin malam, Mimi cuma denger suara Kakak yang serak. Mimi kepikiran sih, tapi Mimi pikir mungkin Kakak terlalu banyak teriak - teriak di sekolah, karena baru masuk sekolah semester 2 hari Senin itu. Tapi memang, besok pun masih serak dan batuk. Akhirnya hari Minggu siang, pulang main dari rumah Azka, nafas Kakak tersengal-sengal. Dipicu minum es krim sampai habis 2. Jadilah malam senin kita bertiga, Pipi, Mimi n Kakak, gak tidur.

Paginya, Pipi ngajak ke Klinik Asma aja instead ke Puri Cinere. Daftar awal dan sesuai prosedur, harus tes darah dan urine. Hebatnya Kakakku ini gak nangis loh di abil darah, bahkan di kedua tangannya. Juga pas di suntik dokter, dia juga gak bersuara sedikitpun. She is very cool ! Disana konsul ma DR. Mustofa. Dan diagnosa awal, Kakak memang asma. Dikasih obat - obatan sbb :
LASAL EXPECTORANT
kategori: Obat Resep (Gol. Obat Keras, Gol.G)
subkategori : Obat yang bekerja pada Saluran Napas
Generik : Per 5 mL : Gliseril Guaiakolat 75 mg, Salbutamol Sulfat 2 mg.
Indikasi : Menghilangkan asma bronkhial, bronkhitis kronis, empisema, & kondisi bronkhospastik lainnya.
Perhatian : Hipertiroidisme, aneurisma (pelebaran pembuluh darah setempat saja, karena salah perkembangan atau kemunduran dinding pembuluh), diabetes melitus, glukoma sudut tertutup.
Interaksi obat : efeknya diantagonis oleh β-adrenoreseptor bloker.
Efek samping : Gemetar, berdebar.
Kemasan : Sirup 100 mL.
Dosis : 3 kali sehari 1/2 sendok

ZADITEN
Kategori: Obat Resep (Gol. Obat Keras, Gol.G)
Subkategori : Obat yang bekerja pada Saluran Napas
Generik : Ketotifen Hidrogen Fumarat.
Indikasi : Pencegahan jangka panjang asma bronkhial.
Kontra Indikasi : Hipersensitif.
Perhatian :
Jangan pernah menghentikan obat-obat anti asmatik yang telah digunakan secara mendadak.
Bila mengendarai kendaraan bermotor atau mengoperasikan mesin.
Pada pasien yang menerima antidiabetik oral.
Cek jumlah trombosit.
Hamil dan menyusui.
Interaksi obat : depresan susunan saraf pusat, antihistamin, dan alkohol.
Efek samping : Sedasi, mulut kering & agak ringan, berat badan bertambah.
Kemasan : Sirup 0,2 mg/mL x 60 mL.
Dosis : 2 kali sehari 1 sendok teh

FIXEF Cefixime
Kategori: Obat Resep (Gol. Obat Keras, Gol.G)
Subkategori : Antibiotika
Generik : Cefixime
Indikasi : Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, infeksi saluran pernafasan bagian atas (seperti otitis media, faringitis, tonsilitis), infeksi saluran pernafasan bagian bawah (seperti bronkhitis akut, kekambuhan akut penyakit atau gejala penyakit bronkitis kronik secara mendadak).
Tifus pada anak-anak.
Kontra Indikasi : Hipersensitif terhadap Sefalosporin.
Perhatian :
Hipersensitif terhadap Penisilin.
Riwayat beberapa bentuk alergi pada pasien ataupun keluarganya.
Gangguan serius fungsi ginjal.
Nutrisi per oral yang buruk, pasien yang mendapat nutrisi parenteral.
Pasien berusia lanjut, lemah.
Wanita hamil, menyusui.
Anak-anak berusia kurang dari 6 bulan.
Efek samping :
Syok, hipersensitifitas, gangguan hematologis, gangguan saluran pencernaan, kekurangan vitamin K.
Kemasan :
Sirup kering 100 mg/5 mL x 30 mL.
Dosis : 2 kali sehari x 1 sendok teh

Plus : Puyer dan OBP

Efek sampingnya kemarin sore, Kakak merasa kedinginan sampai dia minta jaket dan keluar keringat dingin sampai baju yang dipakainya basah.

Sudah konsultasi per telepon ke Dokter Yuli, disarankan Lasal dan Zaditen dikurangi. Lasal hanya 1/4 sendok dan Zaditen hanya sekali sehari.

Buat yang baca posting ini, mohon doain Kakak ya. Mudah-mudahan hasil lab darah dan urine Kakak bagus. Dan Mudah-mudahan juga Pipi dan Mbah Kung mau tidak merokok selama di rumah, or paling tidak kalau ada Kakak. Kasian kalau Kakak harus minum obat terus menerus dan dibatasi aktivitasnya karena Asma. Terima kasih sebelumnya ya.

" SAYANGI KAKAK, BERHENTI MEROKOK"

2 comments:

Unknown said...

aduh cepet lepas dari sesak napas ya..jgn kumat2 lagi kak..

Wiwik Astuti said...

Makasih ya Pak Rizki ...