Semalam saat Mimi sampai rumah agak telat, Kakak dengan semangatnya bilang kalau ia sudah - benar - benar - bisa sepeda roda dua. Mimi senang dengarnya dan esoknya, sehabis mandi, dengan semangat 45 ia langsung mendemontrasikan kebiasaannya itu di dalam rumah (hhehehe ... yang penting Mimi dan Pipi tau kalau aku dah bisa sepeda roda dua, gitu kali Kakak dalam hati).
Awalnya saat liburan Juni lalu, di rumah Pakde Karni di Solo, Kakak mencoba sepedanya mba Hayu. Walau sepeda orang besar, Kakak antusias sekali belajar, sembari dibantu mba. Akhirnya sepulang liburan, ia bersikeras minta sepedanya dibawa ke bengkel sepeda karena walau sepeda baru, malah sering ngadatnya, alias, ada aja yang rusak :(
Akhirnya, setelah bolak balik bengkel sepeda, baru deh sepeda Kakak benar-benar bisa digunakan. Dan berlatihlah ia dibantu mba Ana, belajar sepeda roda dua.
Alhamdulillah .. akhirnya ia memproklamirkan diri bisa .... Mimi melihatnya, seperti melihat Kakak pertama kali bisa berjalan berapa tahun yang lalu .. hiks jadi terharu ....
Selamat ya Kak, hati - hati ya kalau main sepeda, jangan main di jalan raya ... oke ... love you Nak ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment